Akhlak Rasulullah SAW


Akhlak Rasulullah, sahabat dan salafushalih sangat mulia, bagaikan bunga diri. Akhlak mereka adalah hasil dari ibadah mereka kepada Allah. Sebagaimana Firman Allah; (QS. Al-Qalam :4)

Semakin banyak beribadah maka semakin baik pula ibadah mereka, seperti firman Allah:

“Shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar”

Rasulullah saw. bercerita, bahwa ada seorang wanita yang akan menjadi penghuni neraka. Padahal ibadah dan amal wanita tersebut sangat banyak, tetapi akhlaknya buruk sehingga ibdahnya tidak ada nilainya di sisi Allah.

Kemudian cerita kedua, adalah tentang sahabat Rasul yang masuk ke syurga, padahal ibadahnya  sedikit.  Karena dari ibadahnya yang sedikit itu ia memiliki akhlak yang mulia, maka akhirnya ia masuk syurga.

Contoh-contoh akhlak Rasulullah saw.;

Rasulullah dapat berbuat baik kepada siapapun yang berbuat jahat padanya. Seperti kisah seorang wanita yang selalu melempar kotoran manusia kepada beliau saat melewati depan rumahnya. Pada suatu saat si wanita jatuh sakit, karena akhlak mulia Rasulullah, beliau menjenguk wanita tersebut sehingga wanita itu masuk Islam.

Saat Rasulullah saw. melalui  Thaif, penduduk Thaif melempari beliau dengan batu. Beliau tidak marah, malah sebaliknya beliau mendoakan mereka.

Lalu bagaimana dengan akhlak kita? Apakah sudah terpuji atau belum? Kalau belum, berarti bagaimana kualitas ibadah kita kepada Allah? Hal ini yang perlu kita perbaiki, memperbaiki kualitas ibadah kita maka insya Allah akhlak kita pun akan lebih baik dan mulia.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: