Tausiyah Habib Umar bin Hafidh (FullVersion)


بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Assalamu’alaikum ya akhi wa ukhti.. Alhamdulillahirabbil‘alamin… Atas Rahmat dan Karunia Allah Yang Maha Luhur, isi Tausiyah Habib Umar bin Hafidh telah selesai saya tulis ulang. Habib Umar bin Hafidh menyampaikan tausiyahnya pada Tabligh Akbar Majelis Rasulullah SAW, hari Senin Tanggal 7 Mei 2012 di Monas, Jakarta, Indonesia.

Semoga tulisan ini dapat dibaca lagi bagi pecinta dan pedamba syafa’at Sayyidina Muhammad SAW yang dapat hadir maupun yang tidak dapat hadir pada Tabligh Akbar Majelis Rasulullah SAW di Monas kemarin (7 Mei 2012). Dan semoga tulisan ini tidak hanya dapat dibaca saja, tetapi dapat diamalkan bersama sebagai wujud rasa cinta kepada Allah Subhanahu wata’ala dan Rasulullah. Aamiin yaa rabbal’alamiin.

Selamat membaca sahabat-sahabatku😀 barakallahufikum..

Hadirkanlah hatimu…

Aku sudah berkeliling banyak Negara dan kulihat bagaimana penduduk di bumi ini jauh lebih banyak mengorbankan segala hal demi mendapatkan hal-hal yang fana. Jika mereka tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan, mereka risau dan sedih. Dan saat kegembiraan yang mereka temukan tersebut mereka dapatkan, maka tidak akan abadi dan langgeng.
Maka oleh sebab itu kita mengalihkan daripada apa yang kita dambakan adalah anugrah Allah, pemberian Allah, kasih sayang Allah.. yang dengan itu kita terangkat pada keluhuran-keluhuran dan terjauhkan dari segala kehinaan.

Orang-orang yang lupa pada Allah menyebarkan dan mengajarkan kegembiraan-kegembiraan dengan beragam permainan, maka sebagian besar waktu dan hartanya mereka habiskan untuk permainan, dan mereka dapati kenikmatan tersebut hanya sesaat. Sebulan, dua bulan, setahun, dua tahun, setelah itu mereka temukan bahwasannya mereka tidak menemukan puncak kenikmatannya, shingga mereka kehilangan sesuatu yang besar.

Selain itu ada juga yang menghabiskan waktu dan hartanya untuk melihat hal-hal yang dilarang Allah, yaitu aurat-aurat yang terbuka hingga waktu dan hartanya habis, sehingga mereka tidak mendapatkan apa-apa kecuali kehinaan.

Sebagian orang terpenjarakan pada pekerjaan duniawi saja hingga mereka merasa puas dengan itu semua.  Dan berapa banyak dari mereka, demi itu semua mereka mengorbankan waktu dan hartanya. Lantas semua yang mereka dapati itu tidak memuaskan.

Dan sebagian lagi, rela mengorbankan apapun demi mendapatkan nama, demi mendapatkan penghormatan dari orang lain dan nama besar, lantas bila mereka berhasil mencapai, ataupun mereka gagal mencapainya, maka dia dapati dirinya bahwasannya dia tidak mencapai puncak dari kebahagiaan yang dia idam-idamkan.

Namun mereka yang hidupnya di dunia hanya mendambakan kedekatan dengan Allah, ridha Allah, rahmat Allah, bagi mereka itulah dipersiapkan rahasia kebahagiaan dan kesejahteraan di dunia dan di akhirat yang kekal.

Karena itulah dan juga dengan berkat karunia Allah, kita bergembira dengan hadir ditempat semacam ini. Siapa yang mengundang banyaknya masa semacam ini? Lalu siapa yang menggerakkan hati untuk hadir dengan masa semacam ini? Apa yang memotivasinya? Apa yang membuat mereka ingin sampai di sini hingga sedemikian banyak? Apa maksud-maksudnya?

Wahai Allah.. jangan jadikan maksud di antara kami, kecuali Engkau, jangan sampai kami berharap dari selain-Mu. Dan bukalah pintu kebahagiaan bagi semua yang hadir di sini.

Dengan kegembiraan ini, maka mulailah melangkah menuju ketaatan pada Allah Ta’ala. Menegakkan semua perintah Allah untuk kegembiraan kita dengan Allah. Jangan sekali-kali meninggalkan kewajiban. Hendaknya menjauhi hal-hal yang dilarang Allah dan jangan langgar batasan tersebut. Lakukan dengan niat dan perbuatan.
Jika kita terjebak dalam satu dosa maka segeralah kembali pada Allah dan mohon ampun agar tidak terjebak dalam kehinaan. Maka dengan perkumpulan semacam ini kita beristighfar kepada Allah. Maka perbaharuilah taubat kita pada Allah, mohon ampunlah pada Allah.. siapakah gerangan yang dapat mengampuni dosa kita selain Allah….?  Tiada lagi untuk kalian selain Allah..

Wahai Allah, dari semua catatan dosa kami, tidak ada satupun yang dapat menghapusnya kecuali Engkau ya Allah.. Jika Engkau kehendaki untuk menghapus seluruh dosa yang hadir di sini, Sungguh Jauh Lebih Mudah Bagi Mu ya Allah.. Apabila Engkau tidak mengampuni kami, tidak merahmati kami, niscaya kami termasuk orang yang merugi.. inilah do’a dari sejak Nabi Adam yang memberikan manfaat pada beliau sehingga Allah mengampuni beliau. Dan manfaatnya kan terus berlanjut selamanya..

Mari ucapkan bersama-sama, “Robbana zholamna anfusana wa illam taghfirlana watarhamna lanakunanna minal khasirin”.

Siapa lagi yang dapat mengampuni selain Dia.

Dengan atas dasar kegembiraan kita dengan rahmat Allah, maka marilah kita tempuh jalan yang mulia ini. Seandainya kalian berpegang teguh dengan proyek yang di ajarkan oleh Nabi Muhammad SAW, yakni apa yang disebutkan oleh Kiyai Tirmidzi mengenai hak muslim atas muslim yang lain, yaitu ada 6 perkara. Seandainya kita berpegang teguh maka ini semua akan berpengaruh besar pada masyarakat kita.

Yang pertama adalah mengawali mengucap salam terhadap muslim lain, Sungguh agama kalian adalah agama salam yaitu agama kesejahteraan. Dan Al-Qur’an itu memberi jalan keridhaan bagi yang mengikutinya dengan tuntunan jalan keridhaan yang mulia. Dan pondasi-pondasi  keamanan dan keselamatan dan kedamaian di seluruh ummat manusia yang menyebar ini, pondasinya dikokohkan oleh satu Manusia yang luhur Muhammad SAW. Dan beliaulah yang bersabda, “Demi Allah yang mana nyawaku berada di genggaman-Nya, kalian tidak akan masuk ke dalam surga hingga kalian beriman, dan kalian belum di anggap beriman hingga kalian saling mencintai satu sama lain”.

Maukah kalian aku tunjukkan akan suatu amalan? Apabila kalian lakukan kalian akan saling mengasihi satu sama lain, maka Rasul SAW bersabda, “sebarkanlah salam di antara kalian”. Maka hidupkanlah sunnah ini setiap kalian menemui kaum muslimin. Dan jadikanlah salam itu jangan hanya dengan lidah tapi dengan cinta dari hati yang terdalam dan dengan senyum yang indah, dan perbanyaklah salam ini terutama pada tetangga, kerabat, kemudian jangan berikan salam pada orang tertentu saja, tapi umum kepada setiap muslim. Sungguh salah satu dari tanda dekatnya hari kiamat adalah orang muslim tidak mau bersalam kecuali pada orang yang dikenalnya saja. Di sana ada hal yang besar dimana masyarakat dan kebaikan mereka tergantung dari hal ini.

Apabila seorang muslim meminta nasihat maka nasihati orang tersubut, memberikan keseriusan dan nasihat petunjuk pada setiap muslim tanpa menipunya dan menyembunyikan, jangan mengkhianati dan menipunya, jangan buruk sangka padanya, jangan gembira pada musibah yang menimpanya, cintailah seorang muslim itu seperti kau mencintai dirimu. Jika imanmu lebih kuat maka engkau akan mencitai dia lebih daripada terhadap dirimu sendiri.

Apabila seorang muslim minta nasihat maka nasihati dia dan hidupkan dari hal yang mulia yaitu menjenguk orang yang sakit. Dan juga hidupkan saling mengunjungi, dan saling mendatangi undangan akan membawa manfaat agung bagi kalian, khususnya bagi yang betul-betul ikhlas karena Allah.

Dan sesungguhnya menghadiri undangan pernikahan dan semacamnya memberikan manfaat yang besar di dalam saling mengasihi antar ummat jika perkumpulan tersebut tidak dirusak dengan kemaksiatan seperti menunda-nunda shalat hingga habis waktunya atau diadakan satu hal yang membuat kaum laki dan perempuan saling campur aduk dalam pesta tersebut. Jangan kita meremehkan dan membiarkan kaum wanita membuka-buka aurat dan kita anggap enteng hal tersebut, baik itu dilakukan oleh ibumu atau saudara perempuanmu, atau istrimu atau kerabatmu atau family wanita mu, apakah engkau rela besok di hari kiamat dikumpulkan bersama wanita-wanita yahudi atau wanita-wanita nasrani ataupun wanita-wanita semacam itu yang gemar membuka auratnya sembarangan.

Sungguh banyak ditempat yang kutemukan, di negeri-negeri Barat, ditempat-tempat non muslim, dari mereka yang beragama non muslim justru mereka menutup auratnya dengan serapi-rapinya kaum wanitanya dengan menjaga kehormatannya padahal mereka itu non muslim.

Sebagian orang yahudi atau nasrani mengingkari buka-bukaan aurat yang dilakukan oleh mayoritas penganut agama mereka, maka alangkah mengherankannya bila ada orang yahudi dan nasrani tidak ingin daripada adat yang bejat itu, tapi ada diantara orang islam yang sengaja mencari dan mlakukan kebiasaan yang bejat dan biadab tersebut.

Bercita-citalah ibundamu, saudari-saudarimu, ataupun semua kerabat wanitamu, agar mereka kelak dikumpulkan bersama  sayyidatina Fatimah, sayyidatina Khadijah, sayyidatina Aisyah dan para wanita-wanita muslimah yang lainnya. Sebagian kaum wanita yang mengherankan, dia pakai kerudung akan tetapi dengan hiasan-hiasan dan pakaian ketat yang tidak layak. Bukankah sesungguhnya kerudung itu untuk menutup hiasan wanita bukan malah menunjukkannya di bagian yang lain.

Jika seandainya kita yang berkumpul disini tidak ada yang punya keinginan untuk mengubah keadaan ini, siapa yang mau mengubah keadaan ini? Lalu kita masuk dalam kelompok siapa? Pengikut siapakah kita jika kita meremehkan hal ini? Bukankah kehormatan dan kemuliaan kita adalah mengikuti idola kita Sayyidina Muhammad SAW? Sesungguhnya bendera-bendera yang nampak disini adalah bendera yang dicita-citakan karena kecintaan kita kepada Allah dan Rasulullah, maka kibarkanlah akhlaq Rasul dan Ajaran Allah di rumah-rumah kita.

Belajarlah menjenguk orang sakit dan belajar pula untuk mengurus jenazah karena hal ini adalah hal yang di syari’atkan oleh Rasulullah SAW. Maka ini proyek-proyek yang diajarkan Nabi Muhammad SAW, Mari kita jalankan. Ini adalah bentuk peneladanan kita dan juga hubungan kita dengan Rasulullah SAW secara langsung. Setiap pengikut suatu perusahan atau ikatan, pasti dia akan mengikuti apa-apa yang di instruksikan maka kita harus mengikuti Nabi Muhammad SAW. Karena kita semua pengikut Nabi Muhammad SAW, Insya Allah. Semoga kita semua adalah pengikut Nabi Muhammad SAW, Insya Allah. Semoga kita semua betul-betul dijadikan  sebagai pengikut sejati Nabi Muhammad SAW, Insya Allah.

Ya Rabb.. Jadikan kami semua bersama Nabi Muhammad di dunia di barzah dan di akhirat. Aamiin…

Diriwayatkan bahwa ada seorang wanita yang sangat cinta pada Nabi Muhammad, dia bernazar apabila Rasulullah SAW pulang dari perang dengan selamat maka dia sebagai wujud kegembiraannya akan menepuk rebana di atas kepala Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk cinta dan kegembiraan dengan selamatnya Nabi Muhammad. Maka nazar dengan memukul rebana tersebut menjadi bentuk ibadah karena diikuti dengan kegembiraan hati yang mencintai Nabi Muhammad SAW.

Dia berkata, “wahai Rasulullah aku sudah nazar, jika engkau pulang dari peperangan dengan selamat maka aku bernazar memukul rebana menyambutmu di atas kepalamu”.

Rasulullah berkata saat itu, “Jika kalu engkau benar-benar memang bernazar seperti itu, maka jalankan nazarmu”.

Maka Rasul SAW duduk, dan wanita itu menyambut dengan memukul rebana di atas kepala Rasul SAW. Karena gembira atas Rasul SAW adalah gembira atas Allah Subhanahu wata’ala.

Wahai sekalian hamba-hamba Allah.. ini adalah pintu-pintu keberuntungan yang kita cari dengan kesungguhan kepada Allah subhanahu wata’ala kita akan raih. Segala macam bentuk keberuntungan apabila tidak menyebabkan sesorang memasukkan dia ke surga Allah atau mengumpulkan dia kepada keberuntungan akhirat nanti, maka keberuntungan itu adalah semu dan bukan keberuntungan sama sekali.

Allah menyatakan tentang keberuntungan di hari kiamat tersebut, tidaklah kami tunda melainkan untuk waktu yang sudah kami tentukan. Dihari dimana tiada seseorang dapat berbicara kecuali dengan izinnya, hari diumumkan siapa yang beruntung dan siapa yang merugi. Dan telah diingatkan kepada kita, bahwa telah banyak disebutkan tempat orang-orang bahagia dan baik itu tempatnya di surga, dan yang banyak dosa itu tempatnya di neraka.

Dan telah disampaikan kepada kita dan Nabi Muhammad SAW, bahwa ketika kita dihadapkan orang-orang yang telah baligh yang telah sampai usianya, dia akan dihadapkan dihadapan Allah berdiri sendiri tanpa ada penerjemah dan perantara, akan berdiri sendiri menghadap dan dihadapan Allah secara langsung. Bila dia mendapatkan rahmat Allah dalam keadaan tersebut, maka dikumandangkan suatu panggilan yang berbunyi, “telah beruntung fulan bin fulan…” keberuntungan yang tiada kata sial lagi selamanya. Atau diserukan kepadanya orang yang baginya si fulan bin fulan dalam kehinaan tiada akan pernah menemukan kebahagiaan selama-lamanya..

Maka untuk kebahagiaan yang abadi mari kita memohon pada Allah, wahai yang berkumpul di tempat ini… kita mohon pada Allah dalam keluhuranNya..

Ya Allah.. pastikan semua yang hadir pria dan wanita di tempat ini, jika sudah dihadapan Allah  diserukan baginya kebahagiaan, tiada akan pernah ia menemui kehinaan selamanya..

Berdo’alah pada Allah dengan sungguh-sungguh,, hadirkan hatimu dengan Allah.. mohonlah dengan keluhuranNya.. maka Allah menerima kalian dan keluar dalam keadaan bahagia.. Ya Rabb kami meminta kepadaMu keberuntungan yang abadi..

Wahai yang Esa Wahai Yang Satu, demi kemuliaan NabiMu Muhammad.. kami mohon kebahagiaan yang abadi..
Wahai yang Esa Wahai Yang Satu, demi kemuliaan NabiMu Muhammad.. kami mohon keberuntungan yang abadi..
Wahai yang Esa Wahai Yang Satu, demi kemuliaan NabiMu Muhammad.. kami mohon kebahagiaan yang abadi..

Wahai Allah terimalah kami semua dan pimpinlah kami dengan karuniaMu di dunia dan akhirat.. perbaikilah keadaan kami….

Aamiin yaa rabbal’aalamiin..

Demikian sahabat-sahabatku semua. Mohon maaf jika banyak kesalahan dalam penulisan, kebenaran datangnya dari Allah dan kesalahan datangnya dari saya😀

Wallaahu a’lam bimuraadihi

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh😀

    • zufar
    • Mei 11th, 2012

    ane copy ya, jazakallah khoiron katsiro

  1. Mohon copy ke blog saya… Terima kasih

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: