KABAR GEMBIRA BAGI INDONESIA | Kutipan Tausiyah KH. Muhyiddin saat JawaBarat BERSHOLAWAT bersama Habib Syech AA


Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad, Shallallahu ‘alayhi wasallam

Umat islam, umat terpilih, umat terunggul, umat terdepan, umat terpuji, umat yang penuh dengan rahmat dan selalu di hujani rahmat oleh Allah, umat yg oleh Allah di unggulkan, di tinggikan, umat yang dijaga oleh Allah di hari kiamat, umat yang akan mengisi surga separuh tanah surga di domisili oleh umat Nabi Muhammad Shallallahu ‘alayhi wasallam.

Yang hadir di sini tidak diragukan lagi adalah pecinta-pecinta Allah dan pecinta-pecinta baginda Nabi Besar Muhammad Shallallahu ‘alayhi wasallam, pecinta-pecinta kebaikan, pecinta-pecinta kebenaran, pecinta-pecinta kesempurnaan, pecinta-pecinta keterpujian, baik di dalam aqidah maupun di dalam akhlaq etika, maupun di dalam amal perbuatan, maupun di dalam kalimat kata-kata, rahimakumullah. Wabilkhusus yang alfaqir sangat cintai dan sangat muliakan, habibana yang ada di hadapan kita, yang menyambungkan kita kepada Allah dan Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam, dengan sholawat beliau bergetar  hati kita, dengan sholawat beliau hati kita teringat.

Sayyidina Muhammad Shallallahu ‘alayhi wasallam sangat sayang kepada kita melebihi kesayangan kita pada diri kita sendiri, melebihi kasih sayang orang tua kepada kita, yang menyelamatkan umat ini dari kegelapan, dari kesesatan, dari kebodohan, dari kehinaan, dari ketertinggalan, dari kerugian, dari kecelakaan, dari segala bentuk kejelekan zhohir batin di dunia dan juga di akhirat. Yang telah mengangkat umat ini kepada derajat yang sangat tinggi dihadapan Allah, dan dihadapan makhluqnya Allah, sehingga malaikat terus mendoakan umat ini, malaikat memohonkan ampunan kepada Allah bagi umat ini, sehingga semua ikan-ikan yang hidup di air mendoakan dan memohonkan ampunan bagi umat Nabi Muhammad Shallallahu ‘alayhi wasallam.

Umat islam, umat yang sangat beruntung sekali. Yang syukur kita dan pujian kita kepada sang pemberi ni’mat Allah Azza Wa Jalla harus melebihi syukurnya mereka. Kalian semua umat Nabi Muhammad Shallallahu ‘alayhi wasallam  diberi oleh Allah segala kebaikan dan keunggulan yang tidak Allah berikan kepada umat nabi-nabi terdahulu. Aqidah kalian dijaga oleh Allah dari musyrik dari kekufuran, kitab kalian Alqur’an dijaga oleh Allah dari kesalahan, pemahaman-pemahaman etika dan perbuatan kalimat thoyyibah abadi terus dijaga oleh Allah.

Allah memberikan kepada kalian yang terbaik dan yang abadi, kitab kalian masih ada dipangkuan tangan kalian, sunnah Nabi kalian masih tetap suci dan abadi ada di depan mata kalian, orang-orang suci dan mulia masih beredar di tempat-tempat kalian. Beliau wali-wali Allah baik yang masih hidup ataupun yang sudah wafat memenuhi negeri kalian, ulama-ulama Allah para habaib dzuriyyat darah daging baginda Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam masih hadir di hadapan kalian. Orang-orang yang terpercaya yang menjaga kitab masih ada sampai akhir zaman, rahmat terus dihujankan oleh Allah kepada kalian, keberkahan terus dihujankan oleh Allah kepada kalian, ni’mat terus dihujankan oleh Allah kepada kalian, penjagaan Allah terus di pasang tidak dicabut oleh Allah kepada kalian.

Kalian adalah umat yang akan menjadi saksi bagi seluruh umat Rasul-Rasul lain di yaumul kiamat dan yang akan menjadi saksi kalian adalah Nabi kalian yang sangat sayang kepada kalian Baginda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alayhi wasallam. Yang sudah mencanangkan pembelaannya syafa’atnya di yaumul kiamat, Yang sudah mempersiapkan bendera, Yang akan mengumpulkan kalian dibawahnya, yang sudah mempersiapkan minuman dari telaganya, yang akan menghilangkan lapar, yang akan menggiring kalian memberikan syafa’atnya kepada kalian di yaumul kiamat, tidak sedikit umatnya yang masuk surga tidak dihisab dulu, karena pertolongan nabi kalian Muhammad Shallallahu ‘alayhi wasallam.

Kemarin alfaqir baru pulang dari makkah, pulang mondar-mandir ziarah, disana tidak kurang dari 40 lebih sahabat-sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam dan juga ummul mu’minin wanita tercinta nabi Muhammad Shallallahu ‘alayhi wasallam, yang melahirkan pemimpin-pemimpin pembela penolong penyayang di hari kiamat, termasuk keturunannya yang ada dihadapan kalian habibuna Habib Syech.

Catat didalam hati kita, bagaimana kita tidak bahagia dan bersyukur. Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda di dalam haditsnya beliau mengisyaratkan kepada sahabatnya, “Allah akan membangkitakan dari tempat ini 70ribu daripada umatnya yang mereka itu masuk surga tanpa di hisab dulu. Dan setiap satu orang dari 70ribu itu, dia bisa membela orang 70ribu lagi yang memasukkan ke surga tanpa di hisab dulu.” Sahabat bertanya, “siapa mereka ya Rasulallah?” Rasul menjawab, “mereka semuanya adalah orang-orang asing”.
subhanallah, 70ribu x 70ribu.

Di dalam sebagian hadits, Allah akan menambahkan lagi 3kali “cidukan” dari umat Muhammad Shallallahu ‘alayhi wasallam yang akan dimasukkan ke surga tanpa dihisab dulu, langsung diisyaratkan oleh Allah dengan “cidukan” Allah. Sehingga para wali Allah para ulama Allah banyak yang memohon kepada Allah menangis ingin dimasukkan kepada salah satu daripada 3 “cidukan” ini yang dimasukkan ke surga tanpa hisab.
Mudah-mudahan kita yang hadir di sini, masuk ke surga Allah tanpa di hisab, yang masuk kepada salah satu dari 3 “cidukan” Allah.

Alfaqir teringat oleh seorang sahabat dari guru alfaqir, yaitu Habib Muhammad bin Alawi Al Maliki, dimadinah Almunawwaroh, di serambi makam nabi, beliau berkata kepada alfaqir, “tatkala guru kami dan guru Habib Muhammad bin Alawi Al Malik, beliau berziarah ke makam nabi di sini, Allah memberikan kasyaf, Allah memberikan penglihatan yang semua ulama tidak melihatnya, beliau langsung memandang kepada baginda Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam, beliau masuk ke makam nabi, semua bengong melihat beliau.” Lalu begitu dia sudah kembali beliau berkata, ”begitu aku masuk ke makam Nabi, aku melihat sejauh mata memandang begitu penuh makam Nabi dengan lautan manusia yang bermacam-macam, bangsanya bermacam-macam. Disana aku melihat ada kelompok yang banyak sekali, lalu aku bertanya siapa mereka ya Rasulallah?.” Rasul Shallallahu ‘alayhi wasallam menjawab,”mereka adalah kekasih-kesihku bangsa Indonesia.”
ini yang berkata gurunya Sayyid Muhammad bin Alawi Al Maliki, sahabat Sayyid Muhammad bin Alawi Al Maliki mengatakan langsung di hadapan makam Nabi dan beliau bersumpah kepada Allah  atas kasyaf gurunya beliau.
ketika Alfaqir melihat tanda-tandanya ternyata alfaqir menemukan jawaban, kenapa? Karena dari banyaknya umat islam di Indonesia ternyata mereka adalah pecinta-pecinta Rasulullah, ternyata mereka adalah ahli memuji baginda Rasulullah, ternyata mereka adalah ahli mengagungkan baginda Rasulullah, ternyata mereka adalah ahli bersholawat kepada baginda Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam.
maka sungguh bahagia dengan acara ini mudah-mudahan menjadi pertanda siapapun yang hadir disini umat baginda Rasulullah yang cinta kepada Rasulullah, mudah-mudahan diakui oleh nabi, di beri syafa’at oleh Nabi, dimasukkan kepada lingkungan penjagaan nabi bersama nabi, aamiin.

Sebagian ulama mentafsirkan sebuah hadits Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda,  “pertolonganku akan diberikan kepada umatku yang sering melakukan dosa besar”. Maka dekatilah Nabi, cintailah nabi, perbanyak sholawat nabi. Dalam hadits Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda,”orang-orang yang paling dekat dan pantas mendapat syafa’atku di hari kiamat adalah orang-orang yang paling banyak sholawatnya kepadaku”.

Jadilah kalian penolong-penolong Allah, jadilah kalian penolong-penlong sunnah, jadilah kalian penolong alqur’an, jadilah kalian penolong aqidah, Jadilah kalian penolong akhlaq, Jadilah kalian penolong orang-orang yg terindas, Jadilah kalian pengolong orang-orang yang menindas. Sungguh agung amalan menjadi pembela dan penolong, semua kita semua yang ada di sini menjadi penolong semuanya. Aamiin.

Pemimpin yang harus kalian pilih adalah pemimpin yang mau mendengar nasihat ulama, pemimpin yang dekat dengan ulama. Pilihlah kalian pemimpin yang cinta Allah, yang cinta rasul, sehingga mereka takut akan siksa Allah jika mereka ingin berlaku zholim kepada rakyatnya.

Wallahu a’lam bish shawaab

Barakallah…

Alhamdulillah penulisan ulang tausiyahnya selesai :D

Mohon maaf jika ada perbedaan dalam penulisan ataupun kesalahan dalam penulisan, alfaqir memohon pemberitahuan dan kritikan dari saudara-saudariku yang kumuliakan.

Sekian Tausiyah yang saya rekam dan saya coba untuk menulisnya disini. Semoga bermanfaat untuk saya sendiri khususnya dan kita semua. Mari istiqamah dalam menjalankan sunnah-sunnah yang di ajarkan Sayyidina Muhammad SAW. Semoga kita tergolong orang-orang yang mendapat syafa’at Sayyidina Muhammad SAW di akhirat kelak. aamiin

simak videonya disini:

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: