Beruntungnya Orang Yang Terikat Hatinya Dengan Rasulullah SAW


ketika Sayyidatina Aisyah berbuat sesuatu yang menggembirakan Rasul saw. Maka Rasul saw berdoa : Wahai Allah Ampunilah dosa Aisyah putri Abibakar, dari dosa yang terdahulu dan yang akan datang, yang tersembunyi dan yang terlihat, yang termunculkan dan yang terpendam.

maka gembiralah Sayyidatuna Aisyah ra seakan akan ia melayang diudara dari senangnya,

maka Rasul saw berkata : Engkau senang,?

maka berkatalah Aisyah ra : bagaimana aku tak senang wahai Rasulullah.., kau doakan aku dengan doa – doa mulia itu..,

maka Rasul saw bersabda : Demi Allah.. inilah doaku untuk ummat ku setiap malamnya, .. inilah doaku untuk ummat ku setiap malamnya.

Setiap malam ia beristighfar untuk ummat ini, dan memohonkan kasih sayang Allah untuk ummat ini, saw.

Suatu hari, beliau duduk, menjahit terompahnya, berkeringat, maka bercahayalah wajah beliau dari tetesan keringatnya seakan mutiara bertaburan di wajah beliau saw, maka bercahaya terang benderanglah cahaya dari dahi beliau saw, maka Aisyah memuji beliau saw dengan syair – syairnya, maka beliau meletakkan terompahnya dan berkata : apa – apa yang membuat engkau gembirapun telah membuatku gembira, beliau gembira dengan aisyah karena ikatan hati aisyah kepada beliau saw, yaitu dengan kecintaan yang membuat Aisyah mendapatkan derajat yang luhur dihadirat Tuhannya, Maka betapa beruntungnya orang yang terikat hatinya dengan Rasulullah saw.

ﻟﻠَّﻬُــــــــﻤّﮯ ﺻَــــــﻞٌ ﻋﻠَﮯَ ﺳﻴﺪﻧﺎ ﻣُﺤﻤَّــــــــﺪْ ﻭ ﻋﻠَﮯَ ﺁﻝ ﺳﻴﺪﻧﺎ ﻣُﺤﻤَّــــــــﺪْ

* Al Habib Umar bin Hafidz *

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: